Showing posts with label Grasindo. Show all posts
Showing posts with label Grasindo. Show all posts
[Review] And Then by Yuli Pritania
Label:
#POSTBAR,
Grasindo,
PBBP2016,
Review 2016,
Serang Book Worm
·
Diposkan oleh
The Kamo Book Blog
di
3:50:00 AM
Editor : Cicilia Prima
Penata isi : Yusuf Pramono
Penerbit : Grasindo
Tahun terbit : 2015
ISBN : 9786023751839
Pada usia 14:
aku membenci sosok gadis kecil bergaun kuning yang mengintip dari balik punggung ibunya dengan malu-malu.
Pada usia 22:
aku jatuh cinta pada sosok gadis remaja yang duduk di pinggir jendela bus, tampak getir dan ketakuran terhadap dunia.
Pada usia 30:
aku berniat memorakporandakan hidup seorang artia muda yang sedang naik daun, artis paling dipuja sekaligus paling dicaci di Korea.
Tujuan hidupku hanya satu:
membalaskan dendam untuk 14 tahun awal hidupku yang terbuang sia-sia.
Masalahku hanya satu:
ketiga gadis dalam hidupku itu adalah satu orang yang sama. Lee Jung-Ha.
[Review] Investing Guide From Zero To Hero
Judul : Investing Guide From Zero To
Hero
Penulis : Bambang Muliyadi dan Arwani
Pranajaya
Penerbit :
Grasindo Publisher
Tahun terbit :
2014
ISBN :
978-602-251-709-2
Apa sih saham itu?
Gimana cara kaya dengan saham?
Investasi teh apa?
Investasi itu bukannya Alien ambil alih bumi?
Ke dua penulis buku ini merupakan pengamat ekonomi dan pasar
modal. Ke duanya telah berkecimpung dalam dunia investasi sejak dulu. Ke duanya
telah mendapat berbagai penghargaan dan sertifikasi dalam bidang ekonomi.
Lewat buku ini, penulis menyampaikan tentang bagaimana
berinvestasi secara cerdas. Investasi itu sendiri artinya adalah kegiatan
menanam modal dalam bentuk saham. Saham itulah yang akan dibahas habis-habisan
dalam buku ini. From zero to hero.
Buku ini secara garis besar memaparkan tentang do and don’t
untuk menjadi kaya dari investasi. Dibagi menjadi 3 bab, bab pertama mengacu
pada pengertian atau dasar, bab kedua pengenalan teknik-teknik dalam investasi,
bab ketiga pendalaman teknik-teknik. Buku ini mengacak pembaca untuk mengetahui
lebih dalam apa saja sih yang dilakukan oleh para investor.
Menurut saya, buku ini cukup lengkap (ini kali pertama saya baca
buku investasi), disertai dengan chart-chart bursa saham, tokoh-tokoh hebat
dalam dunia saham dan ilustrasi-ilustasi yang membantu pembaca memahami buku
ini. Dalam beberapa part juga penulis menyisipkan sebuah kisah di mana,
hikmahnya bisa diterapkan dalam dunia perinvestasian, ada juga selipan
kasus-kasus di mana pembaca diajak untuk menganalisis bersama.
Buku ini mengajak saya sebagai pembaca berpikir, mengapa
dunia perinvestasian ini begitu menggiurkan dengan laba-laba yang besar walau
hanya bermodalkan “modal”, saya nggak bisa bilang bahwa itu murni hanya
membutuhkan modal, tapi siapapun yang mempunyai modal pasti bias berinvestasi,
jika mujur, dia akan kaya. Seperti halnya
Warren Buffet yang memulai investasi
pada umur 20 tahun dengan modal 9800 usd, pada saat usianya 58 tahun, modalnya
berkembang menjadi 62milyar usd.
Saya sebenarnya berpikir banyak setelah membaca buku ini,
namun karena saya teringat Ujian Akhir, yang saya pikirkan hilang semua.
Kekurangan buku ini hanya pada tata Bahasa dan tata tanda,
seperti “ … Fantastik, bukan.” Seharusnya ditulis “ … Fantastik, bukan?”. Memang
sepele tapi kesannya jelek dan membuat saya tidak nyaman dan greget. Selebihnya,
buku ini sangat oke. Saya saja yang cuma mengerti saham jadi kepengin jadi
Warren Buffef Jr. hahaha.
Bagian yang saya paling suka adalah bagian di mana penulis menuliskan quotes-quotes. quotesnya entah kenapa membuat saya kesetrum dan tiba-tiba senyum sendiri, lalu menyesal.
"Banyak orang yang memulai dari ilmu, berpikir, dan bertindak serba canggih, arogan, karena merasa memiliki ilmu yang melebihi orang lain." -Bob Sadino
[Review] Akar Pule
Penulis : Oka Rusmini
Editor : Wikan Satriati, Ariobimo Nusantara
Penata isi : Samsudin
Desainer sampul : Diberu Karina
Foto kover : Phalayasa Sukmakarsa
Penerbit : Grasindo
Tahun terbit : 2012
ISBN : 978-979-081-747-0
“Perempuan juga harus punya cinta dan harus jatuh cinta!” (Hlm 65)
Oka Rusmini, kelahiran Jakarta, saat ini tinggal di Bali.
Beliau banyak mempeoleh penghargaan dan sering diundang dalam event sastra
nasional maupun internasional. Bukunya juga pernah diterjemahkan ke bebagai
bahasa seperti Tarian Bumi (2000) yang diterjemahkan ke dalam bahasa Jerman dan
Inggris.
Berisi kumpulan cerpen belatar Bali dengan rasa Bali yang
kental. Setiap cerpen membahas masalah sakit hati yang dialami perempuan, ada
yang berkat pekawinan ada juga yang dsebabkan oleh kutukan-kutukan.
Walaupun ini masuk konten dewasa, tapi saya cukup
memakluminya karena ngga separah novel dewasa terjemahan (pastinya). Saya juga
bisa nangkap premis kumcer ini, sedikit mencengankan sih, tapi oke-oke aja.
Gaya kepenulisannya tante Oka ini keren, ngalir, nyante
walau formal. Diksi-diksi juga cakep, nggak lebay dan menye-menye. Mudah
dicerna juga enak dibaca, walaupun banyak paragrafnya, tapi nggak bikin bosan.
Keren. Sedikit nyastra dan sedikit pop. Muatan lokalnya juga top. Saya belajar
banyak tentang Bali di sini.
Eksplorasinya apik. Juga segi spiritualnya ada, tentang
ritual-ritual, adat dan banyak lagi. Nilai moralnya juga ketangkap, tapi
kayaknya sadis banget, di kumcer ini, lelaki itu diceritakan super buruk, ada
di suatu cerpen bahwa tokohnya membenci laki-laki padahal tokohnya sendiri
laki-laki. Laki-laki yang dibenci diceritakan telah memperkosa anak tujuh tahun
sampai mati. Ngeri, saya sendiri ngebayangin kalau kejadian kaya gitu (Amit-amit)
tapi ya ngga nutup kemungkinan di dunia ngga ada, malah menurut saya, kasus
begitu zaman sekarang mah banyak walaupun ngga ke umbar.
Saya suka cara tente Oka menuliskan cerita fiksi yang tampak
seperti realita. Dipelintir sedemikian rupa sampai saya percaya sama fiksi itu,
seakan saya lagi baca curhatan para wanita.
Berikut adalah menu Akar Pule :
- Tiga perempuan
Menceritakan tentang 3 anak
perempuan yang mengalami nasib buruk rumah tangga dan pulang ke umah Aji.
- Sipleg
Menceritakan seorang wanita tipis
bernama Sipleg yang dijodohkan dengan Payuk, tetapi keadaan rumah tangganya tak
baik juga mertua Sipleg yang selalu mengeluh. Lalu flashback tentang dibuangnya
Sipleg.
- Sepotong Tubuh
Tentang seorang
perempuan yang sakit hati dan ingin telanjang (-_-)
- Seorang Perempuan dan pohonnya
Tentang kepahitan menikah dengan
lelaki yang tak betanggung jawab dan sebuah pohon beringin.
- Sawa
- Pastu
- Palung
- Grubug
- Bunga
- Akar Pule
Di antara kespeluh cerpen tersebut, Grubug dan Tiga
Perempuan adalah cerpen kesukaan saya. Konfliknya saya suka dan penyajiannya
sangat indah. Di cerpen tiga perempuan, nuansa Bali berkasta dan
kekeluargaannya kental, hangat dan miris. Grubug pun begitu, penulisnya begitu
kejam membuat kisah hidup Grubug yang amat menyedihkan.
Tokoh kesukaan saya adalah Tuniang di Tiga Perempuan dan
Sipleg, Tuniang sangat keras tapi elegan, sedang Sipleg pendiam dan pasrah.
Overall, saya sangat menikmati buku ini, 3,8/5 untuk buku
ini.
Subscribe to:
Posts (Atom)


