[Review] The Lonely Hearts Club




Penulis                         : Elizabeth Eulberg
Penerjemah                : Rini Nurul Badariah
Penyunting                  : Dhewiberta, Dila Maretihaq Sari
Perancang sampul      : Itsna Hidayatun
Ilustrasi isi                   : Itsna Hidayatun
Pemeriksa aksara       : Intari Diah P., Pritameani, dan Nurani
Penata aksara             : Supardi
Penerbit                      : Bentang Belia
Terbit                          : 2012
Tebal                           : x + 282 hlm.
ISBN                             : 978-602-9397-00-0
Tentang penny lane yang benci sekali dengan kaum Adam, khususnya cowok-cowok yang menyakitinya, juga menyakiti sahabatnya. Apa lagi Penny Lane juga punya sejarah kelam bersama teman musim panasnya.

Akibatnya, Penny mendirikan The Lonely Hearts Club, yang awalnya disangsikan sahabatnya sendiri, lambat lau, grupnya pun membengkak dan bahkan menjadi popular! Menjadi popular bukan tak ada kesialan, Penny sendiri kejatuhan kesialan mulai dari ultimatum dan cowok terkeren di sekolahnya, mampuah dia mengatasinya?

Well, bukunya asik di baca. Ini adalah buku Elizabeth Ulberg pertama yang gue baca. Sekilas memang tampak menggemaskan dengan ilustrasi cewek dan cowok yang tampak musuhan, dalamnya juga gitu. Ceritanya menggemaskan, mengangkat tema yang biasa tapi dibawa oleh Elizabeth menjadi kisah yang apik.

Alurnya ngalir, Cuma gue agak kegelibet di bab pertama soalnya antara flashback dan alur masa kini ngga ada pembatasnya tapi akhirnya ngerti juga. Terjemahannya juga bagus, nggak menghilangkan kesan buku luar negri.

Gue suka bagian Ryan nyanyi Penny Lane di karaoke bersama, klise memang, tapi lucu aja gitu, secara nama Penny Lane diambil dari lagu The Beatles dan Ryan nyanyiin di depan banyak orang. Karakter favorit gue Tracy, mulutnya pedas, blak-blakan dan support sama sahabat.
Overall, buku ini menggemaskan dengan cerita ‘jilat ludah’ yang enak dibaca.


No comments:

Post a Comment