[Review] Fall

0
COM

Penulis : Caramella
Penyelaras akhir : Lia Linawati
Pemeriksa aksara : Dyah Sulistya
Ilustrasi, perancang sampul & isi : L.L
Tahun terbit : 2015
Tebal : 225 hlm
Penerbit : Crimson
ISBN: 976-602-72394-0-1

“Perasaan manusia itu; suatu hal terumit, terkompleks, terparadoks. Sebuah teka-teki sulit yang tidak memiliki jawaban benar ataupun salah, juga tidak mengenal kata pasti.”

Pada pertemuan pertama, ia mengoyakmu. Membuat kau hancur menjadi serpihan-serpihan kecl, hingga kau tidak dapat mengenal dirimu lagi. 
Kau hancur, luluh, berantakan. 
Dalam usahamu menyusun kepingan-kepingan diri yang ia serakan. Ia kembali datang. Dan sekali lagi mencoba menghancurkanmu untuk menjadikan miliknya. 
Tidak diragukan lagi membunuhnya adalah keinginan terbesarmu. Tapi bagaimana jika hanya padanya, ia yang menghancurkanmu, kau merasa utuh.
---
“Toh, kegilaan memang bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam diri manusia.” (hlm.63)

Marianka, selalu diberi mimpi-mimpi buruk enam tahun lalu, ia dimakan ketakutannya sendiri terhadap masa lalu. Ketika dia berjuang untuk melupakan hal tersebut, Rem kembali datang ke kehidupannya, membuat masa-masa gelapnya kembali datang memenuhi pikirannya.

Diksinya keren, nggak dibikin bosan dengan narasi yang sangat melimpah di buku ini. Walaupun bahasanya amat formal, tapi Caramella cerdik meramu kata-kata supaya tidak terkesan menggurui dan klasik. Penjabarannya lumayan detail, bagaimana si tokoh A maupun B bergerak ditulis sangat teliti, membantu pembaca untuk membayangkan dan terjerumus pada imajinasi. Saya suka dengan gayan penulis menyajikan cerita. Dan menurut saya, kovernya yang hitam putih lumayan elegan.

“Orang sering kali melebih-lebihkan keadaan.” (hlm.100)

Sayang, temanya sederhana sekali dan kurang gereget, begitu juga eksekusi kofliknya, masih kurang garam dan suatu yang menggemparkan. Ada lumayan banyak typo seperti paranoid yang malah di tulis paranoia. Perjalanan di tulis penjalanan. Coba saja endingnya diperpanjang dan menumbuhkan beberapa koflik baru dan dieksekusi dengan keren sehingga terasa lebih enak dibaca.

Bagian yang paling saya suka adalah ketika Marianka berada di toilet saat pesta, walaupun adegannya tak bisa dibilang bagus, tapi di situ penyajiannya bagus sekali. Juga saat Marianka ke rumah Ameria setelah bertemu Alex.

Karakter yang saya suka di sini adalah Ameria. Memang bukan tokoh utama, tapi tokoh ini mendukung jalannya cerita. Ameria adalah temah curhat Marianka, bisa disebut juga seorang psikolog.

Ada 3 bintang dari 5 untuk novel ini. Novel ini masuk kategori dewasa, dan benaran dewasa, jadi untuk yang belum dewasa jangan curi-curi bacaan ya! (Saya nggak nyadar diri.)

“Tidak ada yang dapat mendikte sebuah kebahagiaan seseorang, Maria.” (hlm.187)


[Review] The Undomestic Goddess

0
COM
Penulis : Sophie Kinsella
Penerjemah : Yasmine Hadibroto
Desain sampul : emTe
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2005
Tebal : 560hlm
No.Isbn : 979-22-1744-4

Shopie Kinsella adalah penulis novel-novel sophaholic dan Can You Keep a Secret? Yang laris manis. Ia tinggal di London bersama keluarganya. Keahliannya memasak dan mengurus rumah tangga sungguh tiada duanya.

Samantha adalah pengacara top di London. Ia bekerja sepanjang waktu, tidak ada  waktu untuk diam di rumah, dan hanya punya satu  cita-cita; meraih posisi rekanan di biro hukum ternama. Seluruh hidupnya dipacau tekanan dan semburan adrenalin. Hingga suatu saat … ia membuat satu kesalahan. Satu kesalahan fatal yang menchancurkan seluruh kariernya.

Samantha yang shock berat langsung kabur dari kantor, naik kereta pertama yang dilihatnya, dan mendapati dirinya berasa di desa antah berantah. Karena kesalahpahaman, pengacara lulusan Cambridge ber-IQ 158 itu menerima pekerjaan  sebagai pengurus rumah tangga—padahal ia bahkan tak tau cara menghidupkan oven.

Ini adalah kisah seorang gadis yang perlu sedikit santai. Menemukan jati dirinya. Jatuh cinta. Dan mengetahui bagaimana cara menghidupkan oven.
---

Saya suka penyajiannya, fresh, kocak, dan ringan. Mirip-mirip tulisan Orizuka dan novel ini mirip The Chronicles of Audy. Nggak bikin bosan walaupun ditulis di atas 560 halaman. Penyajian konfliknya oke, tejemahannya juga bagus. Sangat detail dan asik banget bacanya. Eksekusi edndingnya juga keren, nggak tertebak. Oh ya, kelabilan Samantha di akhir benar-benar bikin keki, salut.

Sayang, serada absurd, judulnya Bukan Cewek Rumahan tapi saya malah ngerasa feel kuat saat dia kembali ke London untuk membersihkan namanya. Feel dia di desa kurang terasa dan kurang sadis, kurang sial.

Adegan yang paling saya suka adalah ketika Samantha dan Nathaniel di kabun raspberry, Samantha membuat sandwhich yang malah gagal dan harus sewa jasa katering, mana mahal lagi. Saya juga sempat memikirkan cast-castnya, ngebayangin Chace Crawford jadi Nathaniel dan Samanta diperanin Emma Stone.

Di sini juga ada scene begituan. Jadi nggak semua kalangan umur bisa baca ini, kecuali punya self censoring bagus dan iman setebal beton XD. Walaupun begituannya nggak separah di Sarah’s Child XD.
4/5 bintang untuk novel ini ^^


Hari Buku Nasional

4
COM

Jiah, saya telat banget yak kalau bikin postingan malem begini, habis sepagian dan sesiangan tadi sibuk ngurus gladi kotor perpisahan. Dan baru cek Bbi dan ada postbar. Ini kali pertama saya ikutan postbar Bbi, maklum, saya baru diresmikan huehehe :3

Ngomongin #HariBukuNasional, saya mengenal buku memang sejak sebelum Tk, tapi baru benar-benar menggemari fiksi tahun ini, ya tahun ini adalah masa aktif-aktifnya huting buku dan niat banget, sebelumnya cuma nungguin karya dari penulis favorit doang, tpai sekarang saya menjelajah dunia dengan buku-buku lainnya.

Buku fiksi Indonesia saya nggak banyak-banyak amat (yang lagi dipinjem nggak kehitung ye :p ) apa lagi yang terjemahan -_- apa lagi buku berbahasa inggris cuma satu -_-

Dan daaaan, foto bukunya harus dipoles sedikit karena ada buku terjemahannya, supaya ngak ngerusak suasana nasionalisme XD, suman, fotonya diambil beberapa dekade lalu, kalau malam ini, takut ada penampakannya hihihihi.



Saya nggak bisa bandingin dunia literasi Indonesia dengan negara lain, honestly. Pasalnya saya nggak tau detail perbukuan luar negeri -___- tapi saya merasa cukup kok dengan dunia perbukuan Indonesia. Yaa walaupun yang saya tau taman baca atau perpus di Serang nggak banyak -_- Bahkan saya niat punya tempat rentalan novel pertama di Serang XD. Bahkan, perpus tempat saya cuma bisa dibilang gudang buku secara harfiah, gudang ... ya gudang, tak terawat dan sebagainya. Lumayan banyak buku fiksi di sana tapi keluaran zaman perang dan tidak menarik. Saya pernah nemu buku Nina Ardianthi waktu itu, cuma satu buku fiksi popnya yang saya temukan -_- Subhanallah ya perpus sekolahan :3

Sebagai pecinta buku, tentu nggak bisa lepas dari buku (fiksi. terutama), setiap hari pasti harus ada bacaan. Orang tua saya nggak masalah dengan hoby saya baca dan nimbun buku ... tentunya. Tapi anehnya, kenapa waktu saya baca bokap bilang, "Buku cerita aja buku cerita." Hey, what's wrong? apa salahnya baca buku fiksi? menurut saya, dengan membaca buku fiksi, otak kita di asah untuk bermimpi, membuka kemungkinan-kemungkinan lain di dunia itu, bahkan menurut saya buku fiksi itu semacam self-help! 

Haloyoh, salah fokus!

Bagi saya yang hemat berbicara dan lebih suka diam, itu menjadi self-help, nggak usah ngomong dan nanya tapi kita bisa dapat jawaban dengan membaca! Yah, walaupun fiksi tetap fiksi. Tapi fiksi secara umum di ambil dari kehidupan nyata, kan?

Yes, saya menang debat dengan bokap. Semoga saja beliau tak baca ini!




[Review] Jejak Hati

2
COM
Penulis : Farah Hidayati
Editor : enHa & Gita Romadhona
Penyelaras aksara : Jia Effendie, Erlin Natawiria & Tesara R.
Penata letak : Landi A. Handwiko
Penyelaras tata letak : Erina Puspitasari
Desain sampul : Amantha  Nathania
Penerbit ; GagasMedia
Tahun terbit :2014
Tebal : 258hlm
No.ISBN : 979-780-776-2
Cinta selalu seperti itu.Kau dipaksa menembus ruang-ruang waktu agar benar-benar tahu bagaimana cara yang benar untuk menyebut rindu. 
Melisa menyukai Ryan—rekan kerjanya. Menyukai cara laki-laki itu bicara, tertawa, dan caranya membicarakan cinta. Sayangnya, cinta yang bukan disimpankan untuk Melisa. Melisa menyukai Ryan, jatuh cinta kepadanya. Namun, cinta selalu begitu, bukan? Selalu datang bersama kecewa, juga setumpuk luka. 
Sampai saat itu datang, saat ia dan Ryan harus bekerja sama menyusun keping-keping sebuah cerita. Mau tidak mau, Melisa berhadapan dengan takdir yang sebenarnya bukan takdir miliknya sendiri. 
Kisah Melisa ini juga untukmu, yang merasa sedang tidak percaya pada keajaiban cinta.Juga untukmu yang senang menunggu meski tak mampu berdamai dengan waktu.

Saya kagum dengan tulisan kak Farah, walaupun baru baca karyanya yang ini tapi saat baca awalnya, sungguh keren. Narasi pintar tentang batuan serta kimia membuat saya takjub, baru kali ini setelah baca buku mbak Dee. Alurnya rapih, riset tentang intannya keren, sangat mendalam, jangan-jangan kak Farah jualan batu akik kali ya?

Saya juga dapat nerima tentang kemampuan Melisa, entah itu memang ada di dunia nyata atau enggak, kak Farah memoles itu dengan baik dan apik. Seakan sebuah fantasi tapi terlihat seperti realita. Kisah Melisa-Ryan juga manis. Saya jadi kepengen punya sahabat maca Ryan XD
.
Untuk sampulnya, dari 5, saya akan berikan 4. Perpaduan putih susu dengan warna ungu ditambah relief-relief macam itu sungguh manis, elegan dan simple. Peletakkannya juga pas dan seimbang.

Adegan yang saya paling suka adalah ketika Ryan dan Melisa di dalam mobil, lalu begitu. Manis. Juga saat mereka di danau cemara. Saya suka deg-degan sendiri kalau Melisa kumat dan melihat masa lampau. Adegan yang bikin greget adalah ketika ketemu Asmanta, ya ampun, dia rusak momen Ryan-Melisa nih huhu L

Sayangnya, endingnya terlalu cepat, eksekusinya kurang baik. Coba diperlambat, dan dibikn sedemikian rupa supaya bisa lebih alami. Mungkin saya bakal ngasih 5 bintang untuk novel ini. Juga dengan sampulnya, saya merasa tertipu karena saya kira bakal disuguhkan cerita manis dan lika-liku hubungan pacaran, apalagi ditambah cincin di bawahnya. Saya terharu ternyata konten dalamnya tidak seperti yang saya pikirkan. Judulnya juga, kurang pas. Kalau judulnya Tukang Intan Ke Amsterdam mungkin nggak akan cocok juga. Maafkan.

Ada 3,5 dari 5 bintang dari saya untuk Jejak Hati ^^


[Review] The Reveter

0
COM

Judul : The Reveter
Penulis : Frida Kurniawati
Editor : Elizabeth
Tata letak : Elizabeth
Desain sampul : Dadan Erlangga
Proofreader : Felis Linanda
Penerbit : Elf Book
Tahun terbit : 2013
Tebal : 236hlm
ISBN : 978-602-19335-9-6

Reveter? Mengelola mimpi? Yang benar saja!
Awalnya Hydra tidak percaya saat Radon dan Calsina memberitahu tentang jati dirinya. Tetapi, ketika kepergian kakek dan neneknya yang mistterius, mau tak mau, Hydra percaya juga.
Namun, Hydra ternyata bukan Reveter biasa. Sebagai keturunan ke-2562 leluhur Reveter, Hydra mewarisi sebuah kalung yang disebut Convoera.
Akakah permusuhan anatara pengikut Auri dan Argento akan terhenti? Sementara tidak semua pihak menginginkan perdamaian tersebut.
Semua tergantung pada usaha Hydra untuk menemukan pemilik pasangan kalung Convoera sebagai syarat perdamaian.

Buku fantasi Indonesia pertama yang saya baca ini mengagumkan, okelah saya memang belum banyak baca buku fantasi tapi ini sungguh keren. Semuanya terencana dan dipaparkan apik di 236 halaman. Imajinasinya liar karena saya aja nggak kepikiran tentang pengolahan mimpi dan dijamin agak tidak logis. Namun kak Frida tentu bisa membuat itu diterima pembacanya, dengan alur yang mengalir dan ketidakhadiran istilah yang membingungkan. Cool.

Apa lagi rumah kaca Radon yang punya nicelia steeli, dengan ruangan free season area. Saya juga jadi pengen punya halaman begitu.

Isinya keren, konflik dan ceritanya oke, sayang, font dan lay outnya kurang, coba fontnya pake cambria, pasti lebih enak di pandang.


Saya kasih 4/5 bintang buat novel ini ^^

Wishful Wednesday [12] : Randomie

0
COM


Heyoo there! Back to amazing-wednesday! Engga tau kenapa kali ya kalau hari rabu tuh kayanya bawa berkah mulu, ngga tau deh kenapa, mungkin bisa ngepost WW kali yak wkwkw~ Eh ya, saya lagi kepingin banget dianterin bukunya Jojo Moyes yang Me Before You sama kurir XD siapa tau ene' riskinoo.



Lou Clark tahu banyak hal. Dia tahu berapa langkah jarak antara halte bus dan rumahnya. Dia tahu dia suka sekali bekerja di kedai kopi The Buttered Bun, dan dia tahu mungkin dia tidak begitu mencintai pacarnya, Patrick.Tetapi Lou tidak tahu bahwa dia akan kehilangan pekerjaannya, dan peristiwa apa saja yang akan menyusul kemudian.Setelah mengalami kecelakaan, Will Traynor tahu dia sudah tidak berminat lagi untuk melanjutkan hidupnya. Dunianya kini menyusut dan tak ada lagi suka cita. Dan dia tahu betul, bagaimana mesti menghentikannya.Namun Will tidak tahu bahwa sebentar lagi Lou akan masuk ke dunianya dengan membawa warna-warni ceria. Mereka berdua sama-sama tidak menyadari, betapa mereka akan membawa perubahan besar ke dalam kehidupan satu sama lain.


Gimana sampulnya? elegan, minimalis, keren, bikin meleleh pan ya? XD
Carly merasa hidupnya berjalan normal. Ia punya orangtua yang menyayanginya, calon tunangan yang tampan dan perhatian, serta sahabat-sahabat yang peduli padanya. Namun, Carly selalu merasahidupnya belum utuh, ada kehampaan dalam hatinya. Sampai satu titik ia bertemu Maggie, dan ia tahu hidupnya takkan pernah sama lagi. Maggie memiliki karier sukses dan tahu bahwa dia tidak sepertiperempuan kebanyakan. Dan, Maggie tidak pernah ragu dengan apa yang dia inginkan dalam hidup.Sampai ia bertemu dengan Carly dan menjalin hubungan kerja. Hubungan yang berlanjut pada sesuatu yang berbeda, sesuatu yang dalam, dan mengubah pandangan serta perasaan mereka selamanya. Hingga akhirnya Carly pun menyadari bahwa dia perlu jatuh cinta pada orang yang salah untuk menemukan dirinya yang sesungguhnya...
 Ngomongin Wishful Wednesday, Alhamdulillah, beberapa incaran saya sudah saya tangkap, lho. Terima kasih Allah dan makhluk-makhluk-Nya yang membantu saya ^^ saya sungguh-sungguh berterima kasih!

  • Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu =)
  • Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) atau segala hal yang berhubungan dengan kebutuhan bookish kalian, yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku/benda itu masuk dalam wishlist kalian ya!
  • Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
  • Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu =)


[Review] Happiness Theory

0
COM

Judul : Happiness Theory
Penulis : Arbie Sheena
Penyunting : Elizabeth
Tata letak : Evi Mulyani
Desain sampul : Dadan Erlangga
Penebit : Elf Book
Tahun terbit : 2013
Tebal : 292 hlm
Harga : Rp39600 (via Bukabuku.com)
ISBN : 978-602-19335-8-9

“Kebahagiaan tidak bisa diukur dengan materi, asal bisa menikmati hidup dan bersyukur, itu adalah kebahagiaan.” (hlm 269)
Jung Jaehye pindah ke Seoul dan menempati rumah sepert istana namun bekas bunuh diri. Ketakutannya makin menjadi saat menduduki kursi di depan seorang wanita dengan pita merah yang tak beremosi bernama Song Hyemi. Hidupnya makin kacau saat tau bahwa Hyemi membunuh orang yang juga benama seperti Jaehye yang juga duduk di tempat Jaehye.

Jae Hye akhirnya berteman dengan si mata uang Dong Jun, dan ikut klub pecinta hewan (kalian akan kaget kegiatannya apa aja) bersama Shinra dan Bihoon. Hidupnya berubah ketika suatu hari ia menemukan novelette berjudul Happiness Theory sampai ia harus angkat kaki dari rumah super itu karena Aboejinya diturunkan jabatan.

Lalu sebuah peristiwa membuatnya terus membaca Happiness Theory lalu menemukan sebuah fakta menyangkut Song Hyemi dan masa lalunya.

“Makin lama umur sebuah buku semakin mahal juga kata-kata yang tersimpan di dalamnya.” (hlm.138)
Saya suka sekali membaca novel ini, si penulisnya membawa hawa-hawa komedi di dalamnya, apa lagi teman-teman baru Jaehye yang lucu-lucu dengan segala kepribadian. Saya ngga bisa berhenti ketawa kalau Jaehye mulai merumpakan aneh-aneh. Hilarious!

Bagian yang paling saya suka adalah bagian Jaehye dan teman-temannya di gazebo pas Jaehye berpura-pura jadi Lee Jaehye, lalu saat mereka meonto video itu. Kocak sekali.

“Percuma saja walau dapat memahami seluruh isi buku. Walau dapat memecahkan masalah yang sulit. Walau menjadi yang paling pintar dalam suatu hal. Tapi jika tidak dapat memahami perasaan orang lain, bukankah manusia hanya akan menjadi binatang yang menyedihkan?” (hlm 138)
Cuman, di pembukaannya berbelit saya sendiri langsung berpindah halaman.
Diantara buku Elf book yang pernah saya baca, buku ini yang paling saya suka layout dalamnya dan fontnya, rapih. Apalagi kovernya yang unyu dan manis itu.

Lumayan banyak nilai moral yang bisa diambil dari novel ini, tentang rumus kebahagian, keserakahan, keegoisan, harta, tahta, wanita, babe cabita.

Saya beri 4/5 bintang untuk novel ini ^^


“Setiap mengawali waktu di pagi hari. Jika aku berpikir bahasia, maka sepanjang hari aku akan bahagia. Jika aku berpikir ha yang menyedihkan, maka sepanjang hari aku akan bersedih.” (hlm 229)

Wishful Wednesday [11]

0
COM




Hai hai, WW pertamaku di bulan mei jatuk ke buku Andrea Hirata yang lagi ditunggu-tunggu ^^ yep, Ayah. Berikut adalah sinopsisnya :



Betapa Sabari menyayangi Zorro. Ingin dia memeluknya sepanjang waktu. Dia terpesona melihat makhluk kecil yang sangat indah dan seluruh kebaikan yang terpancar darinya. Diciuminya anak itu dari kepala sampai ke jari-jemari kakinya yang mungil. Kalau malam Sabari susah susah tidur lantaran membayangkan bermacam rencana yang akan dia lalui dengan anaknya jika besar nanti. Dia ingin mengajaknya melihat pawai 17 Agustus, mengunjungi pasar malam,  membelikannya mainan, menggandengnya ke masjid,  mengajarinya berpuasa dan mengaji, dan memboncengnya naik sepeda saban sore ke taman kota.

Terus ada Half Wild yang ekeh tunggu-tunggu, sebenarnya bukan nunggu buknya terbit sih, nunggu ada orang yang ngasih buku itu gitu ... XP


Gadis yang dicintai Nathan menghilang. Gadis itu mungkin telah mengkhianatinya. Namun, Nathan ingin mencarinya, menemukannya, dan tak pernah berhenti.Para penyihir putih terus memburunya. Penyihir hitam tak henti berusah amenyingkirkannya. Setelah menerima Anugerah dari sang Ayah, Nathan pun menjadi ancaman.Anugerah itu tak bisa diekndalikannya.Di tengah eprang antara penyihir putih dan hitam, bahaya terbesar yang mengancamnya ada pada dirinya sendiri.


 Ngomongi WW, alhamdulillah udah lumayan yang terkabul tapi bukunya masih gaib XD

Ini WWku, WWmu mana? :)

1. Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu.


2. Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku itu masuk dalam wishlist kalian ya!

3. Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky. Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.



4. Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu.

[Review] Half Bad

2
COM
Judul : Half Bad (Half Life trilogy 1)
Penulis : Sally Green
Penerjemah : Reni Indardini
Penyunting : Rina Wulandari
Penyelaras aksara : Nunung Wiyati
Penata aksara : Axin Makruf
Desain sampul : Fahmi Ilmansyah
Penerbit : Mizan Fantasi
Tahun terbit : 2015
Tebal : 430hlm
ISBN : 978-602-1606-98-8


Dia berbeda. Tak diinginkan, tapi diburu.Ibunya penyihir putih penyembuh, ayahnya penyihir hitam pembunuh.Dia hidup dalam kurungan sejak usia empat belas tahun, karena dunia takut akan kekuatannya.Dalam dunia penyihir yang terbagi menjadi hitam dan putih, dia harus bertahan sendiri.Yang perlu dua lakukan hanyalah melarikan diri, mencari seorang penyihir hitam bernama Mercury.Mercury bisa saja menolongnya atau membunuhnya.Namun, dia harus mengambil resiko itu.

One word : amazing. Begitu saya menerima paket dari Noura, saya memekik girang karena tebalnya sama dengan tumpukkan lemak saya. Tentu kebahagiannya itu nggak hilang setelah membaca buku fantasi ini, kalau saya nggak punya malu, mungkin saya udah manjat kubah masjid sambil teriak-teriak. Buku ini keren banget, sekali. Memang konflik utamanya tidak ditampilkan di buku ini, Half Bad menyajikan awal dari perjuangan Nathan yang begitu perih, bayangkan anak berumur 13 tahun harus disayat punggungnya, dibully dan segala hal tidak menyenangkan. Apa lagi menginjak umur 14 tahun dia dipenjarakan oleh Dewan. Lalu sejarah ibunya—penyihir putih penyembuh—bisa punya anak dari Marcus, ayah Nathan yang seorang penyihir hitam. Hukum makan sebelum dimakan sangat kentara di situ.

Apalagi kisah si Nathan ini diceritakan dari berbagai sudut pandang, woah.
Buku ini mengajarkan kita untuk tidak percaya sesorang dengan mudahnya, tapi bagaimana kita tau bahwa orang itu bisa dipercaya atau tidak? Seorang Gabriel, suruhan Mercury berkata,”Seseorang pernah berkata bahwa cara terbaik untuk mencari tahu apakah kita bisa memercayai orang adalah dengan memercayai orang itu.” Saya tersentuh.

From this book, I can conclude that … pendapat pandangan seseorang itu relatif. Dari buku ini, penyihir putih yang katanya suci dan tidak membunuh itu ternyata membunuh dan jahat bagi korbannya. Apa lagi pemburu penyihir putih, bukankah mereka sama saja membunuh, kan?

Lalu tak selamanya penyihir hitam itu jahat, bagi sebagian orang yang kenal sangat dengan seorang penyihir hitam pasti tak akan mengklaim penyihir hitam jahat. Di dunia ini (dunianya Half Bad maupun dunia nyata yang ada Nicky Minajnya) nggak ada orang yang benar-benar suci, kan? Nggak ada di dunia ini yang benar-benar ‘benar’. Semua pasti punya kesalahan dan kekurangan masing-masing. Jadi saya nggak terlalu suka dengan cara pembagian penyihir, padahal mereka sama-sama penyihir. *abaikan paragraf ini*

Saya jadi ngebayangin Marcus itu mirip dengan Vlad di Dracula Untold, lebih gelap dari kegelapan. Lalu ngebayanin kalau Nathan itu seperti adik kelas saya yang ompong tengah.
Oh ya novel ini nggak nyangkut penyhir-penyihiran atau Cuma tentang kegelapan, namun ada sisi romantisnya juga lho, apalagi waktu Nathan cium jari-jari Annalies di atas bukit.

4,7/ 5 untuk novel ini <3<3


“Jalannya cinta sejati memang tak pernah mulus.” (hlm 374)

P.s yang bingung cari buku ini bisa dibeli di mana, bisa dilihat di sini  terima kasih ^^

[Review] The Queen At War

2
COM
Judul : The Queen At War
Penulis : K.A.S Quinn
Penerjemah : Ambhita Dhyaningrum
Editor : D. Liana
Desain sampul : Rendra TH
Desain isi : Rendra TH
Tata letak : Tri Mulyani Ch.
Penerbit : Metamind (imprint of Tiga Serangkai)
Tebal : 354hlm
ISBN : 978-602-9251-20-3
“Kematian mungkin adalah berkah manusia yang tertinggi.” (Hlm 193)

K.A.S Quinn lahir dan besar di California, ia belajar sejarah di Universitas Vassar. Selama sepuluh tahun, ia memimpin majalah spectator. Ia menulis untuk The Times, Telegraph, Independent, Wall Street Journal, pun muncul di Any Questions, A Good Read, Famous Lives, serta Broadcasting House untuk BBC. Dia dan suaminya tinggal di London dan memiliki dua puta cilik. Dia masih membaca buku anak di tempat tidur setelah lampu dimatikan, dengan hanya menggunakan senter.

Katie, seorang gadis biasa yang tinggal di New York abad 21. Lalu sosok-sosok aneh mulai bermunculan di hadapannya, pria bertopi hitam, gadis berambut merah kriting menghantuinya dan sebuah pesan misterius yang membawanya melesat ke masa lalu.

Di masa lalu, di mana Pangeran Alberth dan Ratu Victoria memerintah sedang dalam masa sulit karena hampir berperang dengan Rusia, bukan perang antara dua kubu biasa, itu adalah perang yang akan menyangkut seluruh dunia. Katie adalah harapan bagi semua orang. Namun, sebagai gadis yang datang dari masa depan, dia melesat terlalu cepat.

Kebetulan Time Line penuh dengan promosi novel tentang perjalanan waktu, saya jadi teringat novel ini lalu mulai menikmati kisah-kisah Katie yang begitu rumit.


Saya suka cara membuat pembaca terheran-heran, mulai dari pembukaannya yang dimulai dengan James yang mengobati kakaknya, Grace di abad 19. Lalu berlanjut pada bab yang menggambarkan Katie di abad 21. Sepotong-sepotong jawaban dicecerkan begitu apik, menjadi umpan untuk pembaca. Lalu pengangkatan tema yang wah, ‘petualangan menjelajah waktu’, sangat unik, apa lagi kisah di dalamnya menyangkut sejarah peperangan masa dulu, tentunya dengan bumbu masa lampau yang terasa sedap. Begitu juga ikatan antara Katie-James-Alice Princess yang kuat. Begitu membuat novel ini terasa hidup.

Sayangnya, terjemahannya kurang bagus, sukar dimengerti, terlalu banyak kata-kata yang asing. Narasinya juga kadang berbelit, antara kata satu dengan kata yag lain tidak sinkron. Dan juga bertele-tele. Anggapan pertama saya, klimaksnya bakal mendebarkan seperti adegan penghunusan pedang atau pelemparan meriam antar Tempus, namun saya kecewa, klimaksnya tidak seapik yang saya ekspetasikan.
“Terkadang, obat lebih  buruk dari penyakitnya.” (hlm 207)
Tapi, novel ini membuat perasaan terkoyak pada bagian akhir, di mana Katie-James-Alice kembali ke Buckingham dan menemui Bernardo DuQuelle, ikatan mereka makin terasa di sini, saling tidak mau berpisah tapi Katie teringat New York dan Ibunya yang mungkin dalam keadaan darurat. Perpisahan tak bisa dihindarkan.

Bagian yang paling saya suka adalah bagian perpisahan dan setiap bagian Katie mengingat Mimi, apa lagi ketika di rumah Bernardo DuQuelle, Katie sangat menyayangi ibunya dan itu digambarkan cantik dan cerdas.

Sampulnya pinky-pinky imut dan manis, ditambah ilustrasi meriam, kuda, 3 manusia yang berlari yang terkait dengan isinya.


Saya beri 3,9/5 untuk novel ini ^^

[Master Post] New Author Reading Challenge 2015

1
COM

Halo!
Aku ikutan NARC 2015. Walaupun kayanya saya basi banget, bulan mei baru ikutan -_- tapi nggak ada kata terlambat buat nyoba :D nah yang tertarik dan tertantang bisa cek blog host NARC. Saya tertantang nih biar jadi blogger aktif ikutan challenge :D padahal nanti senin UN, saya sempetin bikin MP XD

Here's the rules :
1. Durasi challenge ini adalah setahun. Dimulai dari tanggal 1 Januari -31 Desember 2015

2. Buku yang dibaca adalah buku fiksi dan nonfiksi.
Bagaimana dengan Kumcer atau anthology? Saya perbolehkan dengan catatan:
a. Kumcer ditulis oleh satu penulis saja. Contoh: Orang - orang Tanah karya Poppy D.Chusfani
b.Boleh mengambil kumcer dengan jumlah penulis yang berpartisipasi maksimal 5 (lima) orang dan harus ada minimal 2 (dua) penulis yang merupakan penulis baru untuk partisipan.

Berikut ini adalah buku yang tidak termasuk dalam reading challenge ini : Komik, Graphic Novel,  Novelette (cerpen), Majalah, Essai, Jurnal, Buku Teks Pelajaran.

Jumlah halaman minimal buku yang bisa masuk dalam challenge ini adalah 150 halaman. Jika teman - teman membaca versi ebook, silakan gunakan versi paperbacknya sebagai acuan (bisa dilihat di Goodreads atau Amazon). Jika tidak ada versi paperbacknya, silakan mengacu pada ebook yang kalian baca

4. Harus karya pengarang yang baru bagi peserta. Jadi belum pernah dibaca sebelumnya. Apakah debut masuk? Boleh. Apakah karya lama (misal classic) masuk? Selama pengarang itu tidak pernah kalian baca karyanya, maka diperbolehkan.

5. Diperbolehkan membaca baik edisi terjemahan maupun edisi bahasa asli (Inggris, Korea, Jepang, Jerman, etc). Pengarang dari Indonesia maupun dari luar negeri diperbolehkan.

6. Tidak diperbolehkan re-read (membaca ulang)

7. Jika buku yang dibaca adalah bagian dari serial, hanya buku pertama yang masuk dalam challenge ini.Buku selanjutnya tidak dihitung. Namun, tidak masalah jika by accident, kamu malah membaca buku yang ke-2 atau ke-3, selama itu kali pertama kalian membaca buku karya pengarang yang bersangkutan.

8. Satu pengarang satu buku (termasuk juga kumcer). Jadi jika nanti ada entri double saat update progress, saya berhak untuk menghapusnya

9. Boleh digabung dengan reading challenge lain, baik dari blog ini, blog - blog lain atau challenge di Goodreads.

10. Tidak wajib membuat master post. Karena saya tahu bikin master post itu bisa sangat merepotkan (hahaha XD), jadi untuk opsi ini tidak saya wajibkan :). Jika tidak membuat masterpost, mohon setelah mendaftarkan link blog kalian dan juga alamat email di kolom komentar, sebutkan level dan  kategori khusus yang akan kalian ambil  di kolom komentar. 

Bagi yang tidak punya blog, bisa membuat shelf di Goodreads dengan nama shelf "Challenge New Author RLC 2015" dan silakan daftarkan linknya di kolom komentar. Jika tidak punya Goodreads dan blog, silakan hubungi saya.

11. Level challenge "New Authors" :

Easy : 1-15 buku
Middle : 15-30 buku
Hard: 30-50 buku
Maniac : > 50 buku

Naik level diperbolehkan, jika peserta mengambil level Easy, Middle, dan Hard. Mohon untuk memberitahukan ke saya di postingan ini jika ingin naik level :)

12. Berikut ini adalah kategori khusus untuk NARC. Kategori ini semacam RC tambahan di dalam NARC. Tidak wajib diambil, tapi bagi yang menginginkan challenge tambahan bisa mengambilnya. Kategori yang ingin diambil terserah, boleh pilih semuanya atau boleh pilih minimal 2 (dua) kategori :

a. What's in a Name: Baca buku karya pengarang baru dengan nama tokoh di judulnya. Baca minimal 6 (enam) judul buku dalam setahun.

b. Genre 101 : Baca buku karya pengarang baru dengan genre - genre ini. Silakan pilih minimal 12 (dua belas) genre dan baca minimal 1 (satu) judul buku untuk tiap genre yang dipilih. Maksimal genre yang diambil dan buku yang dibaca tiap genrenya tidak dibatasi. Jenis genre:

Fantasy, Contemporary Romance, Thriller, New Adult, Religion/Spiritual,  Erotica, Asian Lit, History (boleh fiction ataupun romance), Urban Fantasy, Children Lit, Mystery/Crime, Steampunk, Humor, Sport, Young Adult, Science Fiction, Paranormal Romance, LGBT, Horror, Dystopia,  Holiday, Classic, Chiclit, Music, Travel, Biography, Adventure, Women Fiction.

Total minimal buku yang dibaca: 12 (dua belas) buku 

Terkait tentang genre ini, untuk menentukan genre buku yang teman - teman baca silakan mengacu pada Goodreads atau web pengarang yang bersangkutan :). Jika masih ragu silakan bertanya disini, supaya saya atau teman lain yang lebih paham bisa membantu. Apabila dalam buku yang dibaca teman - teman misalnya memiliki dua genre (misal genrenya YA dan Steampunk) silakan pilih salah satu saja yang merupakan genre yang utama.

c. Girl Power! : Baca buku karya pengarang baru dengan karakter utama wanita yang kuat, mandiri, cerdas, well, silakan tentukan karakteristik tokoh utama yang masuk dalam kategori ini ;). Baca minimal 6 (enam) judul buku dalam setahun.

d. Ebook Lover: Untuk kamu yang pecinta ebook. Baca minimal 6 (enam) judul buku karya pengarang baru dengan format ebook dalam setahun.

e. Series Addict: Yang ingin mencoba seri buku baru. Baca minimal 6(enam) judul buku yang merupakan buku pertama dari seri karya pengarang baru dalam setahun. Terkait dengan kategori ini, tetap mengacu ke rules no 7 :).

Contoh: Peserta mengambil kategori ini. Maka dia akan memilih 6 seri dari 6 pengarang baru yang belum pernah dia baca sebelumnya. Jadi dia akan membaca Fellowship of the Ring (buku pertama seri LOTR), Divergent (buku pertama seri Divergent), Dark Lover (buku pertama seri Black Dagger Brotherhood), Percy Jackson & The Lightning Thief (buku pertama seri Percy Jackson), Seraphina (buku pertama seri Seraphina) dan The Maze Runner (buku pertama seri The Maze Runner)

Hanya buku pertama saja dari seri oleh pengarang yang berbeda yang dibaca ^^. Semoga jelas yaaa


f. Support Local Author: Mari baca buku karya pengarang baru dari negara kita tercinta, Indonesia! :D Baca minimal 6 (enam) judul buku dalam setahun

Catatan: 
# Jika teman - teman memilih salah satu dari kategori di atas, buku - buku yang dibaca tetap masuk dalam level yang sudah diambil.
Sebagai contoh: A mengambil level Easy (baca 15 buku) dan memilih kategori Ebook Lover. Selama setahun dia membaca 7 buku dengan format ebook. Maka 7 buku ini tetap masuk dalam 15 buku yang harus dibaca selama setahun oleh A.
Jika teman - teman memilih lebih dari 1 (satu) kategori khusus, buku yang dibaca hanya boleh masuk dalam 1 (satu) kategori saja. 
Sebagai contoh: B mengambil kategori What's in a Name dan Genre 101 Ia lalu membaca Acheron yang masuk dalam dua kategori itu. Maka B harus memilih salah satu, apakah masuk di What's in a Name atau Genre 101.

13. Tidak wajib untuk mereview. Jika ingin mereview, bisa menulis review di blog maupun Goodreads. (atau di notes FB).Untuk yang memberikan review buku saat update progress akan ada rewardnya :D.

14. Pendaftaran dibuka mulai hari ini (5 Januari 2015) dan dibuka sampai 1 Desember 2015. Peserta dibebaskan untuk mendaftar kapan saja. 

15. Update reading progress akan dibuka setiap dua bulan sekali. Akan diadakan giveaway untuk peserta yang mengupdate progressnya saat link update dibuka.

16. Blogger yang menjadi partisipan, mohon untuk mencantumkan button reading challenge di bawah ini di masterpost (jika membuat) dan sidebar blog kalian. Mohon untuk mencantumkan linkback ke postingan blog ini :)

Siapkan mentalmu untuk ikut challenge ini!